problematika pendidikan

makalah
Permasalahan pendidikan
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Matrikulasi
Pengantar Pendidikan
Dosen Pengampu : Prof. Dr. Mulyadi Eko Purnomo, M.Pd
Dr. Edi Harapan, M.Pd

DISUSUN OLEH :
Agusman Susandri

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SRIWIJAYA
PALEMBANG
2011

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring dengan pesatnya perkembangan zaman yang semakin maju dengan segala tuntutan kebutuhan hidup yang makin besar pula ditambah dengan pengaruh globalisasi membuat manusia modern berpikir lebih keras untuk memenuhi tuntutan tersebut, yang kemudian pula memunculkan masalah-masalah baru yang juga berimbas pada dunia pendidikan.
Dunia Pendidikan yang merupakan salah satu pilar dalam peningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mengantisipasi permasalahan yang muncul tersebut mempunyai tanggung jawab yang besar sesuai dengan keinginan Undang-Undang nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional pada bab 1 pasal 1 point yang menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Selanjutnya pada point 2 pada pasal yang sama menyatakan bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.
Tuntutan perubahan zaman yang kemudian bayak menimbulkan masalah-masalah baru tersebut, terutama pada dunia pendidikan, harus dapat diantisipasi guna mencapai peningkatan sumber daya manusia Indonesia yang berdampak pada tujuan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Perkembangan zaman selalu memunculkan tantangan-tantangan baru,yang sebagianya sering tidak dapat diramalkan sebelunya.Sebagai konsekkuensi logis,pendidikan selalu dihadapkan pada masalah-masalah baru. Masalah yang dihadapi dunia pendidikan itu sedemikian luas,karena sifat sasarannya yaitu manusia. ( Tirtaraharjda dkk,2008).
Kajian tentang permasalahan dunia pendidikan telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan mencerdaskan anak bangsa
Dalam konteks studi permasalahan pendidikan, Umar Tirtaraharja (225:2008) mengemukakan bahwa ada beberapa permasalahan pokok pendidikan dan saling kaitan antara pokok tersebut serta faktor yang mempengaruhi perkembangannya beserta masalah aktual dan cara penangulangannya.
B. Rumusan Masalah
1.Bagaimana masalah pokok pendidikan?
2.Apa jenis permasalahan pokok pendidikan ?
3.Bagaimana pemecahan masalah pokok pendidikan?
PEMBAHASAN

A. PERMASALAHAN POKOK DUNIA PENDIDIKAN
Pembangunan sistem pendidikan harus sinkron dengan pembangunan nasional, dimana sistem pendidikan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sosial budaya dan masyarakat sebagai suprasistem. Kaitan yang erat antara bidang pendidikan sebagai sistem dengan sistem sosial budaya sebagai suprasistem dimana sitem pendidikan termasuk didalamnya, menimbulkan keadaan sedemikian rupa sehingga permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan selalu berkaitan dengan masalah-masalah di luar dunia pendidikan itu sendiri. Misalnya permasalah mutu dunia pendidikan tidak terlepas dari kondisi sosial budaya dan ekonomi masyarakat di sekitarnya, bagaimana status ekonomi orang tua siswa ataupun bagaimana lingkungan siswa-siwa tersebut berasal, serta banyak lagi hal lain di luar sistem persekolahan yang berkaitan dengan mutu hasil belajar tersebut.
Ragam permasalahan yang sering muncul dalam penyelengaraan pendidikan sangat beragam dan rumit, akan tetapi ada dua hal penting yang menjadi permasalahan pokok dunia pendidikan, yaitu
1. Bagaimana semua warga negara dapat menikmati kesempatan pendidikan.
2. Bagaimana dunia pendidikan membekali peserta didik dengan kemampuan yang memadai untuk dapat terjun dalam lehidupan sebenarnya.

B. JENIS PERMASALAHAN POKOK DUNIA PENDIDIKAN
Jenis permasalah pokok dunia pendidikan sangat rumit dan komplek, banyak hal dapat terjadi, mulai dari permasalahan payung hukum bagi kaum pendidik sampai dengan persoalan-persoalan lainnya. Akan tetapi skala prioritas yang harus segera dicarikan solusinya, sesuai dengan kesepakatan nasional adalah:
1. Masalah pemerataan pendidikan
2. Masalah mutu pendidikan

1. Masalah Pemerataan Pendidikan dan pemecahannya
Dunia pendidikan nasional sebagai wahana untuk memajukan bangsa dan kebudayaan nasional sangat diharapkan dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk dapat memperoleh pendidikan, sehingga pendidikan itu dapat membentuk karakter anak bangsa yang berkualitas untuk menunjang pembangunan nasional.
Masalah pemerataan pendidikan muncul ketika banyak warga negara Indonesia, khususnya anak usia sekolah tidak dapat ditampung di dalam sistem atau lembaga pendidikan karena kurangya fasilitas pendidikan yang tersedia, misalnya ketidaktersediaan bangunan atau kekurangan lokal pada sekolah tingkat lanjutan di daerah-daerah tertentu yang menyebabkan banyak masyarakat daerah tersebut, dengan berbagai alasan, putus sekolah.
Beragam pemecahan masalah yang telah dan sedang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah pemerataan pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, baik secara konvensional maupun inovatif.
Cara konvensional yang telah, sedang dan akan dilaksanakan antara lain:
a. Membangun gedung baru atau ruangan belajar baru
b. Mengunakan sekolah dengan sistem bergantian pagi dan sore.
c. Melaksanakan program sekolah gratis
Cara inovatif anatara lain
a. Sistem pamong (pendidikan oleh masyarakat, orang tua, dan guru)
b. SD kecil pada daerah terpencil
c. Sistem guru kunjung
d. SMP terbuka
e. Kejar Paket A dan B
f. Belajar jarak jau, seperti Universitas Terbuka.

2. Masalah Mutu Pendidikan dan pemecahannya
Jika hasil pendidikan belum mencapai taraf keberhasilan seperti yang diinginkan maka mutu pendidikan yang pertama kali akan dipermasalahkan. Mutu pendidikan dilihat pada kualitas keluarannya yang tergambar pada hasil Ujian Nasional atau penerimaan siswa pada universitas negeri pada level sekolah lanjutan, tetapi pengukuran terhadap etika dan nilai-nilai, kemandirian terkadang terabaikan.
Hasil belajar yang bermutu hanya mungkin dapat dicapai jika proses belajar sejalan dengan keiinginan yaitu belajar yang bermutu. Jika proses belajar tidak berjalan dengan optimal, maka hasilnya pun dapat dikatakan tidak maksimal juga. Artinya pokok permasalahan mutu pendidikan terletak pada proses yang terjadi diskolah dengan ditunjang komponen pendidikan yang melibatkan peserta didik, tenaga kependidikan, kurikulum, sarana prasana pembelajaran bahkan keterlibatan masyarakat sekitar.
Walaupun untuk tiap-tiap jenjang pendidikan memiliki masing-masing memiliki kekhususan, namun pada dasarnya pemecahan masalah mutu pendidikan bersasaran pada perbaikan kualitas komponen pendidikan. Upaya pemecahan masalah mutu pendidikan secara garis besar meliputi hal-hal yang bersifat fisik dan perangkat lunak, personalia dan manajemen sebagai berikut:
a. Seleksi yang lebih rasional dan jujur terhadap input siswa, khusunya pada level sekolah tingkat lanjutan.
b. Peningkatan kemampuan tenaga kependidikan melalui penataran, seminar, workshop atau yang lain.
c. Menciptakan suasana kondusif pada lingkungan belajar.
d. Penyempurnaan Kurikulum
e. Penyediaan dan penyempurnaan sarana belajar, seperti buku paket, media pembelajaran.

KESIMPULAN DAN SARAN

1. Kesimpulan
Dunia pendidikan nasional sebagai wahana untuk memajukan bangsa dan kebudayaan nasional sangat diharapkan dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk dapat memperoleh pendidikan, sehingga pendidikan itu dapat membentuk karakter anak bangsa yang berkualitas untuk menunjang pembangunan nasional.
Hasil belajar yang bermutu hanya mungkin dapat dicapai jika proses belajar sejalan dengan keiinginan yaitu belajar yang bermutu. Jika proses belajar tidak berjalan dengan optimal, maka hasilnya pun dapat dikatakan tidak maksimal juga.

2. Saran
Keseimbangan antara pemerataan pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan hendaknya berjalan seiring bersama, maka diharapkan ketika pembangunan atau penyediaan sarana baru hendaknya juga diiringi dengan peningkatan mutu pendidikan.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Abu. 1991. Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Ilyas, Asnelly. 1997. Prinsip-prinsip Pendidikan Anak Dalam Islam. Bandung: Al.Bayan

Tirtarahardja, Umar. 2008. Pengantar Pendidikan. Jakarta: PT.
Rineka Cipta

By agusmansusandri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s